Minggu, 14 September 2014
tak semua perjalanan menjadi sebuah keceriaan,kadang kala membuat kita tau bgaimana kita hrus mnykapi smua ini, katkan pada yang bisu bahwa cinta takdpt diungkapkan dengan mulut,ktakan kepada yang tuli bhwa cimta tak seharusnya mendengar, ktakn kpda yang lumpuh bhwa cinta itu tak hrus mnykiti scra fsik ,tetapi cinta itu sbuah anugrah yang hrus kita jga ,melainkn mnusia slh dlm mnyikapi arti cinta ........
tak smua kbhagiaan dtg dri tatapan mata mlainkan hti yang dpt mmbrikan ktulusan ,yang hrusnya kita tau bgaimna kita mnjaga sbuah ktulusan itu.
Selasa, 10 Juni 2014
Hati Rapuh
hati yang rapuh takkan dapat tertopang
hati yang begitu sakit takkan sembuh
bila masa lalu itu mash terkenang
perih menyayat hati yang luka
sakit....
pedih...
hanya tangis yang dapat membalut
tapi tak dapat merasakan lagi
cinta..
kasih sayang...
benci..
kerinduan..
hancur karena masa lalu
yang membuat raouh tubuh dan hati ini
hati yang rapuh takkan dapat tertopang
hati yang begitu sakit takkan sembuh
bila masa lalu itu mash terkenang
perih menyayat hati yang luka
sakit....
pedih...
hanya tangis yang dapat membalut
tapi tak dapat merasakan lagi
cinta..
kasih sayang...
benci..
kerinduan..
hancur karena masa lalu
yang membuat raouh tubuh dan hati ini
Rabu, 21 Mei 2014
SALAHKAH AKU MENCINTAMU
Rindu yang sekian lama menggebu
Kini menyisir dalam hati terdalam
Sayang dan cinta ku takkan pernah memudar untukmu kasih
Angan ku yang begitu dalam memilikimu
Karena hati ku tulus ikhlas mencintamu,
Kasih dengarlah dentum jantungku ini
Dengarlah wahai pujaan ku
Kau dan cinta ini takkan pernah tersisih dalam sanubariku
Salahkah aku mencintamu terlalu dalam
Hingga tetes pelupuk mata basahi tempat istirahatku setiap ku mengingat kengan kita
Jika aku memikirkanmu detak jantung berdebar kencang hati tersentuh oleh masa indah bersamamu
Kasih,,
Salahkah aku mencintamu,,,,
Menyayangimu,memberikan ketulusan dan keikhlasan cinta ini
Takkan pernah ada cinta lain yang menyisihkan ketulusanku untukmu
Karena cinta ini tumbuh melalui sanubari ku tanpa ego dari nafsu jiwaku
Rindu yang sekian lama menggebu
Kini menyisir dalam hati terdalam
Sayang dan cinta ku takkan pernah memudar untukmu kasih
Angan ku yang begitu dalam memilikimu
Karena hati ku tulus ikhlas mencintamu,
Kasih dengarlah dentum jantungku ini
Dengarlah wahai pujaan ku
Kau dan cinta ini takkan pernah tersisih dalam sanubariku
Salahkah aku mencintamu terlalu dalam
Hingga tetes pelupuk mata basahi tempat istirahatku setiap ku mengingat kengan kita
Jika aku memikirkanmu detak jantung berdebar kencang hati tersentuh oleh masa indah bersamamu
Kasih,,
Salahkah aku mencintamu,,,,
Menyayangimu,memberikan ketulusan dan keikhlasan cinta ini
Takkan pernah ada cinta lain yang menyisihkan ketulusanku untukmu
Karena cinta ini tumbuh melalui sanubari ku tanpa ego dari nafsu jiwaku
Jumat, 04 April 2014
NAELA ROSADA
PERPISAHAN YANG TAKKU INGINKAN
Puisi Tanpa Nama
Terdiam merenung sendu
Ku bersenandung rindu
Terbayang perjalanan waktu
Sebuah kisah masa lalu
Tiada lagi nyanyian surga
Tiada lage penghibur lara
Tiada lage damai dalam jiwa
Hanya ada Bintang penuh derita
Hanya ada Langit yang kian terluka
Seakan hendak berkata
Inilah nafas Kehidupanku
Senyuman pun kian membeku
Dalam dinginnya gelap hitam malam
Tangisan pun kian melarut pilu
Dalam harunya lautan malam
Seakan hendak bercerita
Inilah jejak yang harus kutempuh
Sanggupkah kulalui badai angin pasir rindu
Sanggupkah kulupakan indahnya sejuta pesona mimpi
Sanggupkah kulangkahkan kaki melewati panas inti bumi
Sanggupkah kubenamkan diriku dalam lautan kelam
Sanggupkah kubertahan dalam dinginnya hembusan angin salju
Hanya ada satu jawaban hati
Kan Kulalui dan kujalani dengan kasih murni setulus hati
Ku bersenandung rindu
Terbayang perjalanan waktu
Sebuah kisah masa lalu
Tiada lagi nyanyian surga
Tiada lage penghibur lara
Tiada lage damai dalam jiwa
Hanya ada Bintang penuh derita
Hanya ada Langit yang kian terluka
Seakan hendak berkata
Inilah nafas Kehidupanku
Senyuman pun kian membeku
Dalam dinginnya gelap hitam malam
Tangisan pun kian melarut pilu
Dalam harunya lautan malam
Seakan hendak bercerita
Inilah jejak yang harus kutempuh
Sanggupkah kulalui badai angin pasir rindu
Sanggupkah kulupakan indahnya sejuta pesona mimpi
Sanggupkah kulangkahkan kaki melewati panas inti bumi
Sanggupkah kubenamkan diriku dalam lautan kelam
Sanggupkah kubertahan dalam dinginnya hembusan angin salju
Hanya ada satu jawaban hati
Kan Kulalui dan kujalani dengan kasih murni setulus hati
Langganan:
Postingan (Atom)